Kamis, 31 Mei 2012

MAKALAH 3

beriman (mempercayai) dan golongan yang mendustakan para nabi. Misalnya kisah nabi Nuh as., Ibrahim as., Musa as., Harun as, Isa as., Muhammad saw, dan nabinabiserta rasul lainnya.
b)      Kisah yang berhubungan dengan masa lalu dan orang-orang yang tidak disebutkan kenabiannya.
          Misalnya, kisah orang yang keluar dari kampung halamannya, yang beribu-ribu jumlahnya karena takut mati, kisah Talut dan Jalut, dua orang putera Adam, Ashabul Kahfi, DzulQarnain, Qarun, Ashabus Sabti (orang –orang yang menangkap ikan pada hari sabtu), misalnya Maryam, Ashabul ukhdud, Ashabul Fil dan lain-lain.
c)      Kisah yang terjadi pada masa Rasulullah SAW
           Seperti perang Badar dan Uhud dalam surah Ali Imran, perang Hunain dan Tabuk dalam surah al_Taubah, perang al-Akhzab, Hijrah, Isra’ dan lain-lain.
            Cerita-cerita mengenai para nabi dalam Al-Qur’an bervariasi sesuai dengan kasus, tetapi mereka semua adalah pemberi peringatan yang mendapat perlindungan Allah swt. Kepada para hamba-Nya. Perlindungan ini adalah salah satu elemen dalam narasi yang dipercepat dengan insiden. Contoh Nabi Ibrahim AS diselamatkan dari api yang dilempar kedalamnya oleh umatnya setelah dia menghancurkan patung-patung Q.S.Al Anbiya’ (21): 68-71. Nabi Isa as diselamatkan ketika Allah swt, secara mukjizat menghalanginya dari orang-orang Yahudi dari menyalibnya Q.S. An-Nisa (4): 157.
                                 2.      Dilihat dari panjang, pendeknya
      Dilihat dari panjang pendeknya, kisah-kisah al-Qur`an dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:
a.       Kisah panjang, contohnya kisah nabi Yusuf a.s dalam Q.S. Yusuf (12) yang hampir seluruh ayatnya mengungkapkan kehidupan nabi Yusuf, sejak masa kanak-kanak sampai dewasa dan memiliki kekuasaan.
b.      Contoh lainnya adalah kisah nabi Musa a.s dalam Q.S Al-Qashash (28), kisah nabi Nuh a.s dan kaumnya dalam Q.S Nuh (71), dan lain-lain.
c.       Kisah yang lebih pendek dari bagian yang pertama (sedang), seperti kisah Maryam dalam Q.S Maryam (19), kisah Ahzab Al-Kahf pada Q.S Al-Kahf (18), kisah nabi Adam a.s dalam Q.S al-Baqarah (2), dan Q.S Taha(20), yang terdiri atas sepuluh atau beberapa belas ayat saja.
d.      Kisah pendek yaitu kisah yang jumlahnya kurang dari sepuluh ayat, misalnya kisah nabi Hud a.s nabi Luth a.s dalam Q.S Al-A’raaf (7), kisah nabi Shahih a.s dalam Q.S Hud (110), dan lain-lain.
                                

Tidak ada komentar:

Posting Komentar